Day 3: Lima Hal Yang Ingin Saya Capai Di Tahun 2017
Tema di hari ketiga ini berkaitan erat dengan cita-cita. Dan, saya selalu bersemangat untuk membicarakan soal cita-cita. Banyak sekali keinginan yang berkecamuk di kepala saya, mulai dari keinginan remeh temeh dan konyol hingga pemikiran serius yang level kedalamannya hampir setara dengan pemikiran filsuf terkenal macam Plato dan Aristotels. Tapi enggan saya ceritakan kepada siapa pun demi menghindari respon yang tidak saya harapkan. Katakanlah saya kurang pede untuk berbagi dengan orang lain mengenai isi kepala saya. Biarlah pikiran-pikiran itu membusuk dengan sendirinya di kepala saya. Kali ini, saya hanya akan menyampiakan keinginan-keinginan yang biasa saja, namun sangat berpengaruh untuk kelangsungan hidup saya #lebay.
Baiklah, saya hanya butuh lima hal untuk menyelessikan tulisan ini. Lima hal yang ingin saya capai di tahun ini. This is it!
1. Memiliki kekasih halal.
Entah berapa sering saya mendapat undangan pernikahan dari teman sejawat. Sesering itulah saya mendapat pertanyaan paling ngehek di muka bumi ini: “Kapan nyusul?”. Ini hal yang sangat perlu saya klarifikasi. Beberapa teman saya sering kali menganggap saya tidak tidak terlalu menarik bagi lawan jenis (baca: tidak laku). Eits! Siapa bilang? Ada kok beberapa perempuan yang menaruh hati kepada saya. Tapi apa daya, saya tidak mau terburu-buru dan asal milih untuk menjadi pendamping hidup. Teman-teman saya yang lain beranggapan saya terlalu pemilih. Salah? Tidak. Saya memang memilih. Sekian tahun saya tersesat dalam proses memilih, hingga tak terasa waktu membwa saya kepada usia yang sangat matang (baca: tua). Dan tahun ini, saya akan meyeriuskan diri untuk menikah. Perkara pasangan, biarkah Tuhan yang mengatur. Tugas saya hanya berusaha.
2. Menerbitkan dua buku.
Berlebihankah? Saya rasa tidak. Pada tahun sebelumnya saya bersyukur sekali karena berhasil menelurkan satu karya. Saya bangga! Dan kebanggaan itu akan saya ulangi di tahun ini. Dua kali lipat. Dan demi mewujudkannya, saya akan rela kehilangan banyak waktu untuk hal remeh temeh yang mengganggu fokus saya. Salah satunya adalah mengurangi kegalauan (ahelah, galau kenapa coba? Pacar aja guk punya), atau mengurangi waktu nongkrong bersama sahabat-sahabat saya. Ya, saya hanya butuh luang lebih banyak untuk menulis. Jangan pikirkan masalah-masalah tidak penting!
3. Ingin gemuk.
Gaes, keinginan ini sudah terpendam selama bertahun-tahun. Banyak cara sudah saya lakukan. Nge-gym, makan makanan yang bergizi, olahraga, dan tips-tips lainnya yang diberikan kawan-kawan saya. Tapi hasilnya tetap saja. Nihil! Tahun ini, melalui pemikiran yang panjang dan mendalam, saya memutuskan untuk menjadikan keinginan ini sebagai salah satu agenda terbesar saya. Saya harus gemuk. Harus!
4. Belajar berkomunikasi.
Salah satu kelemahan terbesar saya adalah tidak pandai bergaul. Bagi kawan-kawan yang sudah kenal dan bertatap muka dengan saya, pasti setuju dengan point ini. Di setiap lingkungan baru, saya sering kali mengalami kesulitan untuk bergaul. Boleh dibilang saya tipe orang yang pasif. Harus diajak ngobrol duluan, kalau tidak, ya seterusnsya saya tidak akan ngobrol. Alhasil, saya selalu merasa terbuang di semua lingkungan. Ini nyiksa banget, gaes! Harus diubah!
5. Mencuci kaki Ibu dan meminum airnya.
Emnn… bagian sulit saya jelaskan. Pokoknya, saya ingin melakukannya. Minimal sekali seumur hidup.
Yup! Itulah lima keinginan saya di tahun ini. Semoga Tuhan memberi saya kesehatan dan umur panjang. Sekian dan terima nikahnya.
Aamiin yg nomer dua kak mad! Ditunggu novel terbarunya hehe.
BalasHapusYg no 3 gampang solusinya, Kak. Minum Appeton Weight Gain aja. Huehehe *malah iklan 😂
Aamiin yg nomer dua kak mad! Ditunggu novel terbarunya hehe.
BalasHapusYg no 3 gampang solusinya, Kak. Minum Appeton Weight Gain aja. Huehehe *malah iklan 😂
Padahal pengen banget di-aamiin-kan yang nomor satu :D
BalasHapusAamiin untuk yang nomor satu dan dua... untuk yang nomor tiga, klo sedekah lemak dihitung pahala mah aku ikhlas deh, beneran XD
BalasHapus