Sesederhana apapun cerita hidup yang kita alami, akan menjadi sebuah cerita menarik bagi orang lain apabila kita pandai mengolah kata saat menceritakannya.

MENGENALI PENYAKIT HATI

A.     DEFINISI PENYAKIT HATI
“Penyakit hati adalah perasaan tidak enakyang muncul di dalam diri manusia sehingga menyebabkan hatinya tidak tenang, gelisah dan waswas” (Ahmad Barozi S.Ag – Abu Azka Mazayasyah, Buku “Penyakit hati & Penyembuhanya”)

Penyakit hati bekerja dengan cara
merangkul hawa nafsu manusia kemudian bersama – sama menyerang hati dan pikiran manusia. Lewat hati, virus  ini menyuntikan perasaan tidak enak, rasa sakit, rasa dengki, hasud dan berbagai perasaan negative lainya. Sedangkan lewat pikiran, virus ini menyemprotkan segudang alasan untuk membenarkan setiap tindakan yang akan diambil oleh manusia, tentunya tindakan yang menyimpang dari kebenaran.

Tidak bisa dipungkiri bahwa semua orang di didunia ini pernah mengalami/diserang oleh virus penyakit hati, mengapa demikian? Layaknya seorang pencuri yang masuk secara diam – diam ke dalam rumah mangsanya dan mengobrak – abrik rumah tersebut kemudian mengambil barang – barang berharga si pemilik rumah. Begitupun dengan virus penyakit hati, ketika kita lengah virus ini akan menyusup dan mengobrak – abrik hati dan pikiran pikiran manusia kemudian menguasainya.

B.     TANDA – TANDA PENYAKIT HATI
Bagi anda yang pernah mengalami sakit dan berobat ke dokter tentu anda bisa melihat bagaimana dokter tersebut mengatasi dan mengobati penyakit anda. Pertama – tama si dokter akan memeriksa tubuh anda untuk mencari tahu tanda/gejala dari penyakit yang anda derita. Setelah diperiksa, dokter tersebut akan memastikan penyakit apa yang anda derita kemudian dokter pun bisa memutuskan obat apa yang cocok untuk mengobati panyakit anda.

Begitupun dengan cara kita mengatasi virus penyakit hati, kita harus tahu terlebih dahulu tanda – tanda/gejala penyakit hati seperti apa yang ada di dalam diri kita. Ada berbagai macam gejala penyakit hati, beberapa diantaranya adalah :

a)      Diperbudak Oleh  Nafsu.
Menurut Salafus Shalih sejak diciptakan di muka bumi, manusia sebetulnya telah dianugrahi tiga nafsu dalam dirinya, yaitu Nafsu lawwamah (Nafsu antara kebaikan dan keburukan), Nafsu Ammarah (Nafsu yang cenderung kepada perbuatan buruk) Nafsu Muthma`innah (Yakni keinginan yang bersih dari keburukan dan selalu merasa tentram dalam kesucian) oleh Ahmad Barozi S.Ag – Abu Azka Mazayasyah, Buku “Penyakit hati & Penyembuhanya”

Sebagai manusia yang memiliki akal dan pikiran, tentunya kita bisa memilih Nafsu yang mana yang bisa dijadikan sahabat dan nafsu yang mana untuk dijadikan sebagai musuh. Rosululloh SAW. pun bersabda “Perang yang paling besar adalah perang melawan hawa nafsu” Perlu diingat bahwa nafsu tidak bisa dihilangkan, tapi bisa dilawan dan kendalikan. Nafsu itu ibarat perhiasan, akan terlihat indah kalau dipakai pada waktu dan tempat yang tepat.

b)      Menjauh Dari Jalan Kebenaran
Perlu diketahui bahwa tujuan utama dari Virus Penyakit hati adalah menjauhkan manusia dari Tuhanya, ALLOH SWT. Maka dapat dipastikan bahwa orang yang terkana virus ini akan sulit untuk menerima kebenaran dan menolak untuk taat dan patuh kepada syariat agama.

ALLOH SWT Berfirman dalam surat AT – TAUBAH ayat 125:
“Dan adapun orang – orang yang didalam hati mereka ada penyakit maka dengan surat itu bertambahlah kekafiran mereka disamping kekafiranya (yang telah ada) dan mereka mati dalam keadaan kafir”

Dari firman ALLOH tersebut diatas,dapat dipastikan bahwa orang yang terkena penyakit hati kalau diberi peringatan tentang syariat agama maka ia cenderung selalu menolak meskipun akalnya membenarkan peringatan tersebut tapi nafsunya tetap bsaja mengajak untuk menolak peringatan tersebut.

Uraian diatas hanya segelintir saja mengenai Penyakit Hati dan Tanda – tandanya, meskipun tidak bisa diuraikan secara lengkap tapi mudah – mudahan dapat menjadi bahan renungan untuk kita semua. Tentunya dengan ini saya berharap kita semua bisa introspeksi diri kita untuk menjadi lebih baik dalam menjalani kehidupan. Amin.

3 komentar: